Budaya Selfie, “Taruh Smartphone Itu!”, Teriak Paus Fransiskus

Hadirnya smartphone dalam dunia kita memang telah mendorong banyak hal baik positif maupun negatif.Sikap dan budaya manusia juga kemudian berubah seiring dengan perkembangan smartphone.Bahkan sepertinya smartphone menjadi budaya tersendiri yang kehadirannya jika tidak digunakan bisa terasa menjengkelkan seperti budaya selfie yang dilakukan sembarangan.Budaya selfie ini bahkan sempat membuat Paus Fransiskus geram.

Paus Fransiskus Marah

Paus Fransiskus bersama dengan para uskup, imam, dan peziarah yang bahagia untuk melakukan tugas pada hari Rabu kemarin dan dia mengatakan bahwa kehadiran mereka menandakan datangnya waktu untuk berdoa. Tapi suasana berdoa itu menjadi terganggu ketika banyak yang mengeluarkan smartphone untuk melakukan selfie atau berforo ria.

Untuk itulah, Pas Fransiskus mengatakan dengan tegas; “Pada waktu tertentu pendeta yang memimpin upacara tersebut mengatakan ‘angkat ke dalam hati kita’.Dia tidak mengatakan ‘mengangkat telepon genggam kita untuk mengambil foto”.Dia melanjutkan; “Sangat menyedihkan saat saya merayakan misa di sini atau di dalam basilika dan saya melihat banyak telepon diangkat – tidak hanya oleh umat beriman, tapi juga oleh para imam dan uskup! Please!”

Paus Argentina yang berusia 80 tahun sendiri sebenarnya tidak asing dengan dunia media sosial, yang membuatnya memiliki lebih dari 14 juta pengikut di akun Twitter berbahasa Inggris-nya sendiri, dan sering berpose untuk selfies dengan peziarah muda yang antusias.Namun, aktivitas tersebut di atas telah membuatnya merasa geram.Bahkan kemarahannya berimbas pada keputusan untuk menghukum orang-orang yang berkumpul di alun-alun Saint Peter untuk melakukan audiensi mingguannya.

Tapi, dia sendiri terkadang juga melarang smartphone.Contohnya, pada bulan Februari lalu, dia menyuruh anak-anak untuk meletakkan ponsel mereka selama makan keluarga, memperingatkan bahwa hilangnya kebudayaan percakapan tatap muka (makan bersama) dapat menimbulkan konsekuensi yang mengerikan bagi masyarakat, bahkan mengakibatkan peperangan.

Kecanduan Smartphone Membunuh Manusia

Studi terbaru menyimpulkan jika kecanduan terhadap smartphone dapat membunuh manusia.Kita tentu sering mendengar kalimat: “Letakkan ponsel dan mulai bekerja! Letakkan ponsel dan tidurlah!”.Inilah permintaan atasan dan orang tua di dunia yang kini telah diserbu oleh miliaran jumlah smartphone.Faktanya memang banyak orang yang terpaku pada ponsel mereka mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi dterhadap aktivitas yang lebih penting seperti belajar atau bekerja.

Seringkali orang seperti itu bahkan tidak cukup tidur, dan menderita konsekuensi dengan tanggungjawabnya.Itu menurut berbagai penelitian medis yang meneliti togel sgp masalah kecanduan ponsel.Menurut Dr. Yolanda Reid Chassiakos, asisten profesor klinis anak-anak di Sekolah Kedokteran David Geffen di UCLA, dia mengatakan jika “Studi telah menunjukkan bahwa 50 persen remaja menganggap dirinya kecanduan smartphone mereka,” tambahnya.

Nah, yang terjadi pada Paus Fransiskus tentu tidak bisa dipisahkan dari efek kecanduan manusia baik yang muda maupun tua terhadap kecanggihan teknologi dan informasi yang disediakan oleh smartphone.Apalagi, keberadaan smartphone tidak bisa dibendung dan budaya selfie juga sudah merasuk pada setiap diri manusia.Mungkin, yang membuatnya geram adalah budaya selfie dan smartphone yang dilakukan tidak pada tempatnya.

Ini ditunjukkan dengan ungkapan bahwa yang melakukan selfie atau berfoto ria tidak hanya mereka yang masih muda atau jamaah umum tetapi juga para uskup. Tentu, Paus merasa harus ada tindakan tegas agar hal yang dianggap remeh namun mengganggu dan bisa menjadi hal yang serius jika tidak dihentikan, tidak akan terulang lagi ke depannya karena menurutnya aktivitas saat itu haruslah berisi dengan ketenangan dan khidmat.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *